Pusat Data AI Berkelanjutan: Strategi Otomasi Industri Schneider Electric
- 〡
- 〡 oleh WUPAMBO
AI Energi Permintaan Membentuk Ulang Industri Otomasi
Schneider Electric memposisikan dirinya sebagai mitra teknologi energi terkemuka untuk pertumbuhan pusat data yang berkelanjutan. Pada KTT Inovasi 2025 di Kopenhagen, CEO Olivier Blum menekankan bagaimana kecerdasan buatan dan otomasi mendorong permintaan listrik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pusat data kini berada di persimpangan otomasi industri, tanggung jawab iklim, dan ketahanan infrastruktur.
Dari Peralatan Produsen ke Energi Teknologi Pemimpin
Blum menguraikan ambisi Schneider untuk berkembang melampaui pembuatan peralatan menjadi perusahaan teknologi energi global. Pivot strategis ini bergantung pada sistem kontrol canggih, PLC, dan platform DCS yang terintegrasi mulus dengan otomasi pabrik dan operasi pusat data. Sebagai hasilnya, Schneider bertujuan untuk memecahkan salah satu tantangan infrastruktur paling mendesak dekade ini.
AI’s Meningkat Energi Nafsu dan Infrastruktur Tekanan
Kecerdasan buatan, perangkat IoT, dan otomatisasi dapat meningkatkan konsumsi listrik global sebesar 60% dalam 15 tahun. Pusat data, yang termasuk aset dengan konsumsi energi tertinggi, menghadapi volatilitas pasokan dan harga listrik. Oleh karena itu, Schneider mengembangkan solusi “daya yang didefinisikan perangkat lunak”—sistem energi yang dapat diprogram untuk mengoptimalkan aliran dan kinerja secara waktu nyata.
Ditingkatkan AI Pendinginan dan Energi Efisiensi
Selain optimasi listrik, Schneider berinvestasi dalam sistem pendingin yang didukung AI. Teknologi pendinginan cair dan HVAC menjaga suhu rak server tetap aman tanpa penggunaan energi berlebihan. Selain itu, produk seperti SpaceLogic Room Controller menunjukkan bagaimana kecerdasan tertanam mengurangi limbah di gedung pintar dan pusat data.
EcoStruxure: Digital Tulang Punggung untuk Kontrol Sistem
Platform EcoStruxure Schneider bertindak sebagai tulang punggung digital untuk pusat data modern. Arsitektur yang didukung IoT ini menghubungkan alat otomatisasi, analitik energi, dan operasi jarak jauh dalam satu kerangka kerja. Dalam otomasi industri, EcoStruxure mengintegrasikan sistem PLC dan DCS untuk menyempurnakan manajemen daya dan termal. Perusahaan mengajukan lebih dari 1.400 paten setiap tahun, banyak di antaranya berfokus pada inovasi pusat data.
Jaringan Kelincahan dan Terbarukan Integrasi
Blum menekankan bahwa infrastruktur jaringan harus beradaptasi dengan volatilitas dan integrasi energi terbarukan. Schneider merespons dengan penasihat mikrogrid dan alat otomatisasi waktu nyata yang menyeimbangkan beban yang berfluktuasi. Dalam otomasi pabrik, solusi semacam itu memastikan waktu operasi sambil mendukung target keberlanjutan. Akibatnya, operator mendapatkan ketahanan tanpa mengorbankan efisiensi.
Dekarbonisasi dan Keberlanjutan Kepemimpinan
Schneider melaporkan pengurangan emisi Scope 1 dan 2 sebesar 75% sejak 2017, yang divalidasi oleh inisiatif Science Based Targets. Namun, emisi Scope 3 tetap menjadi tantangan. Untuk mengatasinya, Schneider meluncurkan Proyek Zero Carbon untuk pemasok dan program Materialize untuk efisiensi pelanggan. Inisiatif ini memperkuat kepercayaan dan keberlanjutan jangka panjang.
SE Ventura dan Inovasi Ekosistem
Melalui SE Ventures, yang bernilai lebih dari US$1 miliar, Schneider berinvestasi pada start-up yang mengembangkan teknologi hijau. Banyak yang fokus pada penyimpanan energi, pendinginan, dan perangkat lunak jaringan yang langsung menguntungkan pusat data. Selain itu, ekosistem Schneider mencakup lebih dari satu juta profesional—dari teknisi listrik hingga integrator sistem—yang mengimplementasikan solusi otomasi industri secara global.
Penulis Komentar: Industri Otomasi Bertemu AI Era
Strategi Schneider mencerminkan pandangan pragmatis: permintaan energi akan terus meningkat, terutama dalam aplikasi yang berat AI. Menekan permintaan tidak realistis; sebaliknya, teknologi harus mengurangi dampak lingkungan. Menurut saya, penekanan Schneider pada daya yang didefinisikan perangkat lunak dan pendinginan yang ditingkatkan AI sejalan dengan tren otomasi industri yang lebih luas. Perusahaan yang mengintegrasikan PLC, DCS, dan sistem kontrol dengan platform digital akan mendapatkan keunggulan kompetitif dalam efisiensi dan keberlanjutan.
Aplikasi Skenario dan Solusi
-
Hyperscale Data Centres: Terapkan EcoStruxure untuk pemantauan waktu nyata dan pemeliharaan prediktif.
-
Factory Automation: Integrasikan sistem PLC dan DCS dengan penasihat mikrogrid untuk menyeimbangkan beban energi terbarukan.
-
Smart Buildings: Gunakan pengendali berbasis AI untuk mengurangi konsumsi energi HVAC.
-
Edge Data Centres: Terapkan sistem pendingin cair untuk mengelola beban kerja kepadatan tinggi secara efisien.










