Lewati ke konten

Apa yang Anda cari?


Anda mungkin juga menyukai

Modul Output Kontak YOKOGAWA ADC32 S1 ProSafe-RSModul Output Kontak YOKOGAWA ADC32 S1 ProSafe-RSModul Output Kontak YOKOGAWA ADC32 S1 ProSafe-RS
Modul Output Kontak YOKOGAWA ADC32 S1 ProSafe-RS
Modul Output Kontak YOKOGAWA ADC32 S1 ProSafe-RS
Modul Output Kontak YOKOGAWA ADC32 S1 ProSafe-RS

Modul Output Kontak YOKOGAWA ADC32 S1 ProSafe-RS


Hanya tersisa 10 - Cepat terjual

SKU PRODUK : ADC32 S1

JENIS PRODUK : Modul Output Digital

PENJUAL PRODUK : Yokogawa


  • 100% Suku Cadang Asli – Pengembalian Bebas Risiko 30 Hari
  • Garansi 1 Tahun & Dukungan Ahli untuk Setiap Pesanan

Detail Produk

YOKOGAWA ADC32 S1, yang juga tercatat sebagai Modul Output Kontak ADC32, berfungsi sebagai komponen perangkat keras khusus untuk menjalankan switching diskret 32 kanal dalam sistem keselamatan YOKOGAWA ProSafe-RS.

Spesifikasi Perangkat Keras

Parameter Spesifikasi
Model ADC32 S1
Merek YOKOGAWA
Asal Jepang
Berat 0.5 kg
Dimensi 65.6 mm x 72 mm x 52.3 mm
Suhu Operasional -10 hingga 55 derajat C
Rentang Kelembapan 5 hingga 95% RH (tanpa kondensasi)
Konsumsi Daya Tidak ditentukan
Jumlah Kanal 32 kanal terisolasi
Jenis Output Kontak relai (mendukung sink/source)
Indikasi Status Indikator status LED untuk setiap kanal (status nyala/mati)
Kompatibilitas Sistem Sistem Keselamatan YOKOGAWA ProSafe-RS

Isolasi Antarkanal dan Integrasi Sistem Keselamatan

ADC32 S1 menyediakan isolasi galvanis antarkanal pada seluruh 32 jalur output diskret untuk menekan derau listrik mode bersama dan mencegah crosstalk sinyal dalam loop kontrol. Setiap kanal kontak relai memiliki kemampuan menyerap dan menyuplai arus untuk menggerakkan tegangan kontrol eksternal bagi aktuator lapangan, interlock, dan perangkat alarm. Indikator LED terintegrasi pada panel depan memberikan verifikasi status setiap kanal selama pengoperasian sistem, bersama subrakitan loop protokol HART 4-20 mA.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

T: Berapa kapasitas kanal dan konfigurasi isolasi listrik yang disediakan modul ADC32 S1?

J: Modul ini memiliki 32 kanal output dengan isolasi antarkanal untuk mencegah interferensi listrik antara sirkuit lapangan yang independen.

T: Apakah ADC32 S1 mendukung metode pengkabelan current sinking dan current sourcing?

J: Ya, rangkaian output mendukung konfigurasi sink dan source agar kompatibel dengan berbagai beban lapangan dan catu tegangan kontrol.

T: Bagaimana aktivitas setiap kanal output dipantau pada perangkat keras modul?

J: Indikator status LED pada panel depan sesuai dengan masing-masing dari 32 kanal untuk menampilkan status diskret nyala/mati secara waktu nyata.

Panduan Instalasi Lapangan

Matikan semua sumber daya lapangan dan rak sebelum memasang atau melepas kartu ADC32 S1. Gunakan gelang tangan yang diarde untuk mencegah pelepasan muatan elektrostatik saat menangani unit. Sejajarkan modul dengan pemandu slot rak dan masukkan hingga antarmuka backplane belakang terpasang, lalu kencangkan sekrup penahan untuk memastikan kestabilan mekanis dan koneksi ground rangka. Rutekan kabel beban diskret secara terpisah dari jalur tegangan tinggi dan kabel sinyal analog. Pastikan pelindung kabel lapangan dihubungkan ke satu terminal ground bumi di dalam enclosure.

Informasi Tambahan

  • 100% Suku Cadang Asli: Semua produk adalah asli dan otentik, memastikan kinerja industri yang dapat diandalkan.
  • Jaminan Pengembalian Dana 30 Hari: Kembalikan barang yang tersedia dalam stok dalam waktu 30 hari dengan kemasan asli yang belum dibuka untuk pengembalian dana penuh (tidak termasuk biaya pengiriman dan biaya lainnya).
  • Garansi 12 Bulan: Menanggung cacat bahan atau pengerjaan; tidak termasuk penyalahgunaan, keausan normal, atau modifikasi yang tidak sah.
  • Pengiriman Seluruh Dunia: Kami mengirim melalui USPS, UPS, FedEx, dan DHL. Waktu pengiriman bervariasi menurut negara dan mungkin dikenakan biaya bea cukai atau impor.
  • Dukungan & Kontak: Bantuan teknis dan garansi tersedia kapan saja. Hubungi kami di sini: Kontak.
  • Panduan Pembelian: Periksa spesifikasi produk dan kompatibilitas dengan cermat sebelum memesan untuk memastikan aplikasi yang tepat.




Produk yang Baru Dilihat

Panduan Teknologi & Pembelian

Wawasan Teknis, Panduan Instalasi, dan Tips Membeli
Understanding Marshalling Cabinets in Industrial Control Systems Architecture

Memahami Kabinet Marsekal dalam Arsitektur Sistem Kendali Industri

Penerapan sistem kontrol industri bergantung pada distribusi sinyal yang terstruktur untuk menghubungkan instrumentasi lapangan dengan perangkat keras pemrosesan pusat. Kabinet marshalling berfungsi sebagai titik koneksi perantara yang penting antara kabel multi-pasangan field home-run berukuran besar dan modul input/output (I/O) yang sensitif di dalam enclosure Programmable Logic Controller (PLC) atau Distributed Control System (DCS). Dengan memisahkan terminasi kabel lapangan dari perangkat keras kontrol, para insinyur dapat mempertahankan fleksibilitas sistem, melindungi komponen pengendali, dan menyederhanakan alur kerja commissioning.

Baca selengkapnya
FAT vs SAT in Industrial Control Systems: Key Differences and Execution Guide

FAT vs SAT dalam Sistem Kendali Industri: Perbedaan Utama dan Panduan Pelaksanaan

Penerapan sistem kendali industri bergantung pada protokol verifikasi yang ketat untuk menjamin keselamatan operasional, stabilitas sistem, dan kepatuhan terhadap peraturan. Commissioning rak Programmable Logic Controller (PLC), Distributed Control Systems (DCS), dan Safety Instrumented Systems (SIS) yang kompleks memerlukan dua tonggak penting: Factory Acceptance Test (FAT) dan Site Acceptance Test (SAT). Kedua prosedur tersebut memvalidasi bahwa otomasi sistem memenuhi spesifikasi desain, tetapi dilaksanakan pada tahapan proyek yang berbeda dan menargetkan risiko operasional yang berbeda.

Baca selengkapnya
Hub vs Switch vs Router in Industrial Automation Architecture

Hub vs Switch vs Router dalam Arsitektur Otomasi Industri

Otomatisasi pabrik modern bergantung pada infrastruktur jaringan industri yang andal untuk bertukar data lapangan secara real-time di seluruh sistem teknologi operasional. Para insinyur sering menjumpai perangkat keras jaringan seperti hub, switch, dan router saat mengintegrasikan Programmable Logic Controller, Distributed Control System, serta node pemantauan SCADA. Meskipun perangkat-perangkat ini memiliki port fisik yang sama, semuanya beroperasi pada lapisan yang berbeda dalam model referensi Open Systems Interconnection dan menyediakan kemampuan manajemen lalu lintas yang berbeda.

Baca selengkapnya