Panduan Teknologi & Pembelian
Aplikasi SCADA dalam Otomasi Industri
- 〡 oleh WUPAMBO
Temukan bagaimana sistem SCADA merevolusi otomasi industri dengan memungkinkan pengendalian jarak jauh, analisis data, dan pengoptimalan proses secara waktu nyata di berbagai bidang seperti tenaga listrik, air, angkutan, dan pembuatan.
Fungsi Utama Sistem SCADA dalam Otomasi Industri
- 〡 oleh WUPAMBO
Jelajahi empat fungsi utama SCADA—pengambilan data, komunikasi, visualisasi, dan pengendalian—dan pahami bagaimana sistem ini menggerakkan otomasi industri, penyempurnaan proses, dan pengawasan jarak jauh.
Pembumian Instrumentasi dalam Sistem Otomasi Industri
- 〡 oleh WUPAMBO
Dalam otomasi industri, pentanahan menyediakan jalur yang aman dan berhambatan rendah untuk arus gangguan listrik. Ini melindungi baik peralatan maupun personel dengan mengalihkan arus berlebih langsung ke tanah. Pentanahan yang tepat adalah dasar dari keandalan PLC, DCS, dan sistem kendali , memastikan operasi yang stabil bahkan dalam kondisi gangguan.
Sinking vs Sourcing dalam PLC: Memilih Sambungan IO Terbaik untuk Otomasi Industri
- 〡 oleh WUPAMBO
Dalam otomasi industri, pemasangan kabel IO yang benar sangat penting untuk operasi PLC yang andal. Sinking dan sourcing menentukan aliran tegangan ke perangkat lapangan relatif terhadap umum PLC. Memilih jenis yang tepat memastikan sinyal IO digital yang akurat dan mencegah pembacaan yang salah. Aturan ini sangat penting bagi para insinyur yang menggunakan sistem PLC, DCS, atau otomasi pabrik.
Mengapa 24 Volt DC Menjadi Standar dalam Sistem PLC dan Otomasi Industri
- 〡 oleh WUPAMBO
Dalam otomasi industri, memilih tegangan kendali yang tepat sangat penting untuk kinerja dan keselamatan. Di antara semua pilihan, 24V DC telah menjadi standar global untuk sistem PLC dan DCS karena keamanannya, kestabilannya, dan kesesuaiannya, memberikan operasi yang andal di berbagai lingkungan otomasi modern.
Jenis Kegagalan dalam Sistem Otomasi Industri dan Cara Mencegahnya
- 〡 oleh WUPAMBO
Dalam otomasi industri, kegagalan dapat memengaruhi efisiensi produksi, keandalan, dan keselamatan. Kegagalan tersebut bisa disebabkan oleh kesalahan manusia, kerusakan perangkat keras, atau sistem yang menua. Memahami setiap kegagalan membantu para insinyur membangun sistem PLC, DCS, dan pengendalian yang tangguh, sementara pemeliharaan pencegahan mengurangi waktu henti dan meningkatkan kinerja.










