Lewati ke konten

Apa yang Anda cari?


Anda mungkin juga menyukai

Rakitan Kabel Daya Foxboro P0926KKRakitan Kabel Daya Foxboro P0926KKRakitan Kabel Daya Foxboro P0926KK
Rakitan Kabel Daya Foxboro P0926KK
Rakitan Kabel Daya Foxboro P0926KK
Rakitan Kabel Daya Foxboro P0926KK

Rakitan Kabel Daya Foxboro P0926KK


Hanya tersisa 10 - Cepat terjual

SKU PRODUK : P0926GJ

JENIS PRODUK : Kabel Daya dan Harness

PENJUAL PRODUK : Foxboro


  • 100% Suku Cadang Asli – Pengembalian Bebas Risiko 30 Hari
  • Garansi 1 Tahun & Dukungan Ahli untuk Setiap Pesanan

Detail Produk

Dirancang untuk penyaluran energi dengan keandalan tinggi dalam rak kontrol Foxboro I/A Series, Foxboro P0926KK (Kabel Daya FPM P0926KK) menyediakan koneksi fisik/elektris langsung untuk memasok daya ke Modul Prosesor Fieldbus (FPM). Dengan menghubungkan terminal catu daya sistem 3-pin ke baseplate modul hilir, kabel ini menyalurkan daya bus 24 VDC agar prosesor sistem tetap beroperasi.

Spesifikasi Perangkat Keras

Parameter Spesifikasi
Model P0926KK
Revisi Rev A
Merek Foxboro / Invensys
Asal AS
Berat 0.25 kg (0.55 lbs)
Dimensi Rakitan kabel standar 3-pin
Suhu Operasi -20 deg C hingga +70 deg C
Konsumsi Daya Rakitan kabel pasif (0 W)
Rating Tegangan Isolasi 24 VDC / 125 VDC
Jenis Konektor Konektor sistem 3-pin ke 3-pin
Aplikasi Kabel Daya FPM

Isolasi Antarsaluran dan Konektivitas Protokol Loop

Rakitan daya Foxboro P0926KK mempertahankan pemisahan elektris yang ketat antara bus distribusi daya DC redundan dan jalur komunikasi I/O di sekitarnya. Dengan melindungi konduktor internal, kabel ini mencegah kopling derau induktif ke saluran lapangan protokol loop HART 4-20 mA yang sensitif serta kabel sensor termal yang mengandalkan kompensasi sambungan dingin (CJC).

Pertanyaan yang Sering Diajukan

T: Bagaimana konfigurasi konektor kabel daya P0926KK?

J: P0926KK dilengkapi konektor keyway 3-pin tugas berat di kedua ujungnya, yang dirancang khusus untuk soket distribusi daya FPM Foxboro.

T: Apakah kabel P0926KK dapat dipasang saat sistem bertegangan?

J: Matikan daya rangkaian sebelum memasang atau melepas konektor untuk mencegah busur listrik dan memastikan kait mekanis terkunci sepenuhnya.

Panduan Pemasangan di Lapangan

Pastikan pemutus daya utama yang memasok daya ke baseplate FPM telah dikunci dalam kondisi mati sebelum memasang atau mengganti kabel P0926KK. Periksa konektor 3-pin di kedua ujung kabel untuk memastikan kontaknya bersih serta bebas dari kerusakan fisik atau kontaminasi.

Sejajarkan keyway konektor dengan soket daya 3-pin pada modul FPM dan rel distribusi daya. Tekan hingga klip penahan pengunci berbunyi klik dan terpasang pada tempatnya. Arahkan kabel melalui saluran manajemen kabel untuk memastikan radius tekukan minimum tetap terjaga dan mencegah tekanan pada soket terminal. Pastikan sambungan konduit kabinet mencapai minimal 5 ulir penuh pada fitting NPT.

Informasi Tambahan

  • 100% Suku Cadang Asli: Semua produk adalah asli dan otentik, memastikan kinerja industri yang dapat diandalkan.
  • Jaminan Pengembalian Dana 30 Hari: Kembalikan barang yang tersedia dalam stok dalam waktu 30 hari dengan kemasan asli yang belum dibuka untuk pengembalian dana penuh (tidak termasuk biaya pengiriman dan biaya lainnya).
  • Garansi 12 Bulan: Menanggung cacat bahan atau pengerjaan; tidak termasuk penyalahgunaan, keausan normal, atau modifikasi yang tidak sah.
  • Pengiriman Seluruh Dunia: Kami mengirim melalui USPS, UPS, FedEx, dan DHL. Waktu pengiriman bervariasi menurut negara dan mungkin dikenakan biaya bea cukai atau impor.
  • Dukungan & Kontak: Bantuan teknis dan garansi tersedia kapan saja. Hubungi kami di sini: Kontak.
  • Panduan Pembelian: Periksa spesifikasi produk dan kompatibilitas dengan cermat sebelum memesan untuk memastikan aplikasi yang tepat.




Produk yang Baru Dilihat

Panduan Teknologi & Pembelian

Wawasan Teknis, Panduan Instalasi, dan Tips Membeli
Managed Switch vs. Unmanaged Switch: Industrial Ethernet Architecture

Switch Terkelola vs. Switch Tidak Terkelola: Arsitektur Ethernet Industri

Ethernet Industri menjadi tulang punggung otomasi pabrik. Pemilihan arsitektur switch yang tepat menentukan waktu aktif sistem, throughput data, dan ketahanan siber OT. Panduan teknis ini mengevaluasi switch terkelola vs. tidak terkelola, dengan menganalisis perbedaan operasional, kontrol keamanan, dan kriteria pemilihan.
Baca selengkapnya
Hot Standby vs. Cold Standby Redundancy in Industrial Automation

Redundansi Hot Standby vs. Cold Standby dalam Otomasi Industri

Ketersediaan sistem menentukan keselamatan proses dan produktivitas dalam otomasi industri. Insinyur kontrol menerapkan redundansi untuk menghilangkan titik kegagalan tunggal. Panduan teknis ini mengevaluasi arsitektur Hot Standby vs. Cold Standby, dengan membandingkan kecepatan failover, sinkronisasi memori, pertimbangan biaya, dan kriteria pemilihan di lapangan.

Baca selengkapnya
ON-OFF Controller vs. PID Controller: Industrial Control System Evaluation

Pengendali ON-OFF vs. Pengendali PID: Evaluasi Sistem Kendali Industri

Memilih strategi kontrol yang tepat berdampak pada stabilitas proses, efisiensi, dan masa pakai peralatan. Perbandingan teknis ini mengevaluasi algoritme kontrol biner ON-OFF dan PID kontinu, dengan menganalisis perilaku matematis, perbedaan operasional, serta kriteria pemilihan praktis untuk otomasi pabrik.
Baca selengkapnya