Lewati ke konten

Apa yang Anda cari?


Anda mungkin juga menyukai

AMM25C | Modul Multiplexer Termokopel Yokogawa untuk CENTUM CS/VPAMM25C | Modul Multiplexer Termokopel Yokogawa untuk CENTUM CS/VPAMM25C | Modul Multiplexer Termokopel Yokogawa untuk CENTUM CS/VP
AMM25C | Modul Multiplexer Termokopel Yokogawa untuk CENTUM CS/VP
AMM25C | Modul Multiplexer Termokopel Yokogawa untuk CENTUM CS/VP
AMM25C | Modul Multiplexer Termokopel Yokogawa untuk CENTUM CS/VP

AMM25C | Modul Multiplexer Termokopel Yokogawa untuk CENTUM CS/VP


Hanya tersisa 10 - Cepat terjual

SKU PRODUK : AMM25C

JENIS PRODUK : Modul Multiplexer Termokopel

PENJUAL PRODUK : Yokogawa


  • 100% Suku Cadang Asli – Pengembalian Bebas Risiko 30 Hari
  • Garansi 1 Tahun & Dukungan Ahli untuk Setiap Pesanan

Detail Produk

Yokogawa AMM25C adalah modul multiplexer input mV khusus yang dirancang untuk sistem kontrol terdistribusi CENTUM CS dan CENTUM VP. Modul ini mengatasi tantangan pemantauan suhu dengan kepadatan tinggi dengan mendukung hingga 15 saluran input termokopel dalam satu unit. Dengan mengintegrasikan antarmuka Kompensasi Sambungan Referensi (RJC), modul ini memastikan pembacaan suhu yang akurat dengan mengompensasi fluktuasi suhu lingkungan di titik sambungan. Ini adalah solusi ideal untuk industri proses yang membutuhkan akuisisi sinyal terisolasi yang andal untuk termokopel dan sinyal DC tegangan rendah tanpa kerumitan perangkat keras kondisioning eksternal.

Spesifikasi Teknis

AMM25C menggabungkan konversi analog-ke-digital presisi tinggi dengan fitur isolasi yang kuat yang cocok untuk lingkungan industri.

Parameter Spesifikasi
Tipe Produk Multiplexer Input mV dengan Antarmuka Termokopel
Nomor Model AMM25C
Sistem Kompatibel CENTUM CS, CENTUM VP
Saluran Input 15 Titik
Tipe Input Termokopel (dengan RJC), mV DC, Tegangan DC
Rentang Input -100 hingga 100 mV DC; -10 hingga 10 V DC
Akurasi ±40 µV (input mV); ±80 µV (per perubahan suhu lingkungan 10°C)
Deteksi Burnout Dapat dipilih (NAIK / TURUN / MATI)
Isolasi Sinyal Ya (Input Terisolasi)
Tipe Konektor RJC (Kompensasi Sambungan Referensi)
Dimensi 2,5 cm (T) x 22,9 cm (L) x 7,6 cm (D)
Berat 2 kg

Interpretasi Kode Model

Untuk modul Yokogawa, kode akhiran sangat penting karena menentukan antarmuka fisik (konektor vs terminal) dan konfigurasi saluran spesifik.

Nomor Bagian: AMM25C

AMM25-AXX

  • A (Akhiran -C): Menunjukkan Tipe Konektor.

    • -C: Menandakan bahwa modul ini menggunakan antarmuka konektor (biasanya konektor 15 titik) bukan blok terminal sekrup. Ini memerlukan konektor pasangan atau rakitan kabel khusus (seperti kabel KS1) untuk pengkabelan lapangan.

    • Catatan: Ini berbeda dengan versi "T" (Terminal), yang memiliki terminal sekrup langsung.

Catatan: Selalu periksa antarmuka fisik (Konektor vs Terminal) sebelum membeli untuk memastikan cocok dengan pengkabelan atau pengaturan carrier Anda saat ini.

Panduan Instalasi dan Pengkabelan

Untuk memastikan pengukuran suhu yang akurat dan stabilitas sistem, ikuti praktik instalasi berikut:

  1. Kompatibilitas Carrier: AMM25C dirancang untuk dipasang di kotak carrier I/O tertentu (seperti AMN32). Pastikan modul terpasang penuh ke slot dan mekanisme pengunci terpasang dengan benar.

  2. Sambungan RJC: Modul ini memiliki port Kompensasi Sambungan Referensi (RJC) khusus. Anda harus menghubungkan sensor RJC (biasanya termistor atau sensor dioda yang disediakan dengan sistem) ke port ini. Ini memungkinkan modul mengukur suhu di sambungan dingin dan mengompensasi pembacaan termokopel secara matematis untuk akurasi tinggi.

  3. Sambungan Kabel: Karena ini tipe konektor (-C), gunakan kabel KS1 yang ditentukan atau konektor pasangan. Pastikan kabel terpasang dengan aman pada muka modul untuk mencegah gangguan sinyal akibat getaran.

  4. Konfigurasi Burnout: Atur arah deteksi burnout (NAIK, TURUN, atau MATI) melalui perangkat lunak rekayasa sistem. Ini memastikan jika kabel termokopel putus, sistem mencatat status kegagalan yang aman daripada pembacaan suhu acak.

  5. Pembumian: Meski input terisolasi, pembumian kabinet kontrol dan pelindung kabel yang tepat disarankan untuk meminimalkan interferensi elektromagnetik (EMI).

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

T: Apa fungsi port RJC pada AMM25C?A: Port RJC (Kompensasi Sambungan Referensi) terhubung ke sensor yang mengukur suhu di blok terminal modul. Ini penting untuk akurasi termokopel karena mengompensasi perbedaan antara suhu proses dan suhu titik sambungan.

T: Berapa banyak saluran yang didukung AMM25C?A: AMM25C mendukung 15 titik input, memungkinkan pemantauan suhu atau sinyal tegangan rendah dengan kepadatan tinggi dalam satu slot modul.

T: Apakah modul ini dapat menangani input tegangan standar?A: Ya, selain termokopel dan sinyal mV, AMM25C mendukung input tegangan DC dari -10 V hingga +10 V, menjadikannya serbaguna untuk berbagai jenis sinyal analog.

T: Apakah AMM25C kompatibel dengan CENTUM VP?A: Ya, modul ini sepenuhnya kompatibel dengan CENTUM CS dan sistem CENTUM VP yang lebih baru, memudahkan peningkatan dan pemeliharaan sistem.

Informasi Tambahan

  • 100% Suku Cadang Asli: Semua produk adalah asli dan otentik, memastikan kinerja industri yang dapat diandalkan.
  • Jaminan Pengembalian Dana 30 Hari: Kembalikan barang yang tersedia dalam stok dalam waktu 30 hari dengan kemasan asli yang belum dibuka untuk pengembalian dana penuh (tidak termasuk biaya pengiriman dan biaya lainnya).
  • Garansi 12 Bulan: Menanggung cacat bahan atau pengerjaan; tidak termasuk penyalahgunaan, keausan normal, atau modifikasi yang tidak sah.
  • Pengiriman Seluruh Dunia: Kami mengirim melalui USPS, UPS, FedEx, dan DHL. Waktu pengiriman bervariasi menurut negara dan mungkin dikenakan biaya bea cukai atau impor.
  • Dukungan & Kontak: Bantuan teknis dan garansi tersedia kapan saja. Hubungi kami di sini: Kontak.
  • Panduan Pembelian: Periksa spesifikasi produk dan kompatibilitas dengan cermat sebelum memesan untuk memastikan aplikasi yang tepat.




Produk yang Baru Dilihat

Panduan Teknologi & Pembelian

Wawasan Teknis, Panduan Instalasi, dan Tips Membeli
Evolving SCADA System Architectures in Industrial Automation

Evolusi Arsitektur Sistem SCADA dalam Otomasi Industri

Sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang kuat berfungsi sebagai jantung dari operasi industri modern. Memahami arsitektur sistem SCADA sangat penting bagi insinyur yang merancang sistem kontrol yang efisien. Arsitektur ini telah berkembang dari struktur monolitik yang terisolasi menjadi ekosistem jaringan yang sangat terhubung. Memilih desain yang tepat memerlukan keseimbangan antara visibilitas data, daya pemrosesan, dan kebutuhan skalabilitas jangka panjang.

Baca selengkapnya
Choosing the Right Controller: PLC vs. Motion Controller in Industrial Automation

Memilih Kontroler yang Tepat: PLC vs. Kontroler Gerak dalam Otomasi Industri

Memilih arsitektur kontrol yang optimal adalah keputusan dasar dalam otomasi industri. Insinyur sering kali harus memilih antara Programmable Logic Controller (PLC) dan Motion Controller khusus. Meskipun kedua sistem mengelola mesin, filosofi desain dasarnya sangat berbeda, yang memengaruhi kinerja, skalabilitas, dan integrasi sistem.

Baca selengkapnya
Mastering PLC Power Supply Architectures and Operating Voltages

Menguasai Arsitektur Catu Daya PLC dan Tegangan Operasi

Memilih tegangan operasi yang tepat adalah langkah penting dalam merancang sistem otomasi industri yang andal. Baik Anda bekerja dengan PLC yang kompak maupun DCS skala besar, arsitektur daya Anda menentukan umur panjang sistem. Dalam panduan ini, kami membahas rentang tegangan standar dan strategi distribusi daya yang diperlukan untuk menjaga operasi otomasi pabrik tetap stabil.

Baca selengkapnya