Detail Produk
Ikhtisar
Unit ABB PM863K02 (3BSE088382R1) adalah unit prosesor redundan dari seri pengendali AC 800M , dirancang untuk sistem otomasi proses dan pabrik canggih yang membutuhkan ketersediaan tinggi. Ditenagai oleh mikroprosesor MPC866, unit ini menyediakan kontrol deterministik, waktu respons cepat, dan operasi toleran kesalahan. Ini ideal untuk arsitektur kontrol terdistribusi di mana waktu aktif sistem dan akurasi sinkronisasi sangat penting.
Spesifikasi Inti
-
Jenis Prosesor: mikroprosesor MPC866
-
Operasi Redundan: Didukung, dengan waktu pergantian maksimum 10 ms
-
Kapasitas Aplikasi Pengendali:
-
32 aplikasi independen
-
64 program per aplikasi
-
128 diagram kontrol per aplikasi
-
32 tugas simultan
-
Waktu Siklus: Hingga 32 konfigurasi siklus berbeda; waktu siklus aplikasi minimum 10 ms
-
Penyimpanan Firmware: 18 MB Flash PROM untuk firmware sistem
-
Baterai Bawaan: Cadangan lithium 3,6 V untuk memori dan jam waktu nyata
-
Sinkronisasi Jam: Akurasi 1 ms di seluruh pengendali AC 800M melalui protokol CNCP
Karakteristik Listrik
-
Sumber Daya: 24 V DC (rentang operasi 19,2–30 V DC)
-
Konsumsi Daya: 210 mA tipikal, 360 mA maksimum
-
Disipasi Daya: 5,1 W tipikal, 8,6 W maksimum
-
Monitoring Input Daya Redundan: Didukung
Komunikasi dan Jaringan
-
Saluran Ethernet: Dua port RJ-45 (IEEE 802.3, 10 Mbit/s)
-
Protokol Jaringan yang Didukung: MMS (Manufacturing Message Service) dan IAC (Inter Application Communication)
-
Backbone Jaringan yang Direkomendasikan: Ethernet switch 100 Mbit/s
-
Penanganan Kejadian OPC:
-
Hingga 3000 kejadian antrean per klien OPC
-
Kecepatan transmisi: 36–86 kejadian/detik atau 113–143 pesan data/detik
-
Komunikasi Bus CEX: Mendukung hingga 12 modul komunikasi
-
Arus Pasokan Bus CEX: Maks 2,4 A
Integrasi I/O dan Sistem
-
Klaster I/O (CPU Non-Redundan): 1 listrik + 7 optik
-
Klaster I/O (CPU Redundan): 7 optik saja
-
Kapasitas Maksimum I/O: 96 modul I/O (CPU tunggal) atau 84 modul (konfigurasi redundan)
-
Kecepatan Scan ModuleBus: Dapat disesuaikan dari 0 hingga 100 ms tergantung beban sistem
-
Pasokan Electrical ModuleBus:
-
24 V: maks 1,0 A
-
5 V: maks 1,5 A
Antarmuka
-
Port RS-232C: Dua port (satu umum, satu untuk alat layanan)
-
COM3 (Penggunaan Non-redundan): RS-232C, 75–19.200 baud, RJ-45, tidak terisolasi, RTS/CTS penuh
-
COM4 (Penggunaan Non-redundan): RS-232C, 9.600 baud, RJ-45, isolasi optik, tanpa RTS/CTS
-
Stabilitas Jam Real-Time: 100 ppm (sekitar satu jam penyimpangan per tahun)
Skenario Aplikasi
PM863K02 dioptimalkan untuk:
-
Sistem otomasi proses misi-kritis dengan kebutuhan redundansi
-
Operasi berkelanjutan di pembangkit listrik, minyak dan gas, serta pabrik kimia
-
Konfigurasi kontrol terdistribusi yang memerlukan sinkronisasi tepat dan kinerja deterministik
FAQ
Q: Apa yang membedakan PM863K02 dari PM862K01?
A: PM863K02 memiliki memori firmware 18 MB yang lebih besar dan dioptimalkan untuk konfigurasi redundan, sementara PM862K01 menawarkan daya pemrosesan serupa tetapi penyimpanan firmware lebih sedikit.
Q: Apakah PM863K02 dapat beroperasi sebagai pengontrol mandiri?
A: Ya, dapat berfungsi dalam mode non-redundan; namun, ini terutama dirancang untuk digunakan dalam konfigurasi tahan kesalahan.
Informasi Tambahan
- 100% Suku Cadang Asli: Semua produk adalah asli dan otentik, memastikan kinerja industri yang dapat diandalkan.
- Jaminan Pengembalian Dana 30 Hari: Kembalikan barang yang tersedia dalam stok dalam waktu 30 hari dengan kemasan asli yang belum dibuka untuk pengembalian dana penuh (tidak termasuk biaya pengiriman dan biaya lainnya).
- Garansi 12 Bulan: Menanggung cacat bahan atau pengerjaan; tidak termasuk penyalahgunaan, keausan normal, atau modifikasi yang tidak sah.
- Pengiriman Seluruh Dunia: Kami mengirim melalui USPS, UPS, FedEx, dan DHL. Waktu pengiriman bervariasi menurut negara dan mungkin dikenakan biaya bea cukai atau impor.
- Dukungan & Kontak: Bantuan teknis dan garansi tersedia kapan saja. Hubungi kami di sini: Kontak.
- Panduan Pembelian: Periksa spesifikasi produk dan kompatibilitas dengan cermat sebelum memesan untuk memastikan aplikasi yang tepat.































